Breaking News

Diduga Kabur ke Turki, Polri Terbitkan "Red Notice" Buru Tersangka Kasus Robot Trading DNA Pro

Kantor DNA Pro disegel. Foto: Ilustrasi/ Dok.Kemendag

WELFARE.id-Kasus dugaan robot trading ilegal DNA Pro terus bergulir. Sejumlah orang yang terlibat dalam kasus itu sudah diperiksa dan sebagian sudah dijadikan tersangka.

Sayangnya, dari 12 tersangka yang ditetapkan polisi, ada 3 orang yang diduga kabur ke Turki. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri membenarkan, telah mengajukan "red notice" untuk tersangka kasus robot trading DNA Pro Academy yang diduga masih berada di luar negeri.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan menyatakan, pengajuan "red notice" sudah dilayangkan ke Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter) Polri. "Sudah diajukan ke Div Hubinter untuk red notice," kata Whisnu, Senin (18/4/2022).

Adapun "red notice" adalah permintaan kepada penegak hukum di seluruh negara dunia untuk membantu mencari dan menangkap seseorang untuk sementara waktu, hingga dilakukan ekstradisi ke negara yang mengirimkan permintaan. Para tersangka yang kabur itu diduga pergi ke negara Turki.

Namun begitu, dirinya masih belum bersedia.memberikan identitas 3 tersangka tersebut. Sebanyak 6 tersangka sudah ditahan di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri. 

Sedangkan sisanya masih masuk daftar pencarian orang (DPO) atau buron. Dua tersangka yang telah ditangkap adalah Jerry Gunandar dan Stefanus Richard atau Steven Richard. 

Jerry merupakan founder tim Octopus dan Stefanus adalah co-founder-nya. Kerugian korban akibat robot trading ilegal ini diduga telah mencapai Rp97 miliar.

Dalam kasus ini, polisi sedang melakukan tracing aset memeriksa sejumlah saksi, termasuk dari kalangan publik figur yang diduga menerima aliran dana. Salah satu artis yang sudah diperiksa adalah Ivan Gunawan. 

Ia diperiksa, Kamis (14/4/2022). Selain Ivan, nama sejumlah artis seperti Marcello Tahitoe atau Ello, Rizky Billar, Disjoki Puteri Una Astari Thamrin, atau DJ Una juga sudah dijadwalkan untuk diperiksa pekan ini.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap penyanyi Marcello Tahitoe alias Ello, Senin (18/4/2022) hari ini. 

"Terhadap saudara E itu pada hari Senin tanggal 18 April 2022," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko. (tim redaksi)

#kasusrobottrading
#dnapro
#tersangka
#didugakaburketurki
#terbitkanrednotice
#penyanyiellodiperiksa
#bareskrimpolri
#pemeriksaanartis

Tidak ada komentar