Breaking News

Data Harian Kasus Corona, Tambah 922 Kasus Baru dan 26 Orang Meninggal


WELFARE.id-Meski kasus penularan Corona di Tanah Air terus menurun tapi terjadi penambahan penularan dari sehari sebelumnya. Pemerintah kembali mengumumkan data penambahan kasus baru COVID-19 di Indonesia sebanyak 922 kasus, Jumat (15/4/2022).

Tambahan kasus virus Corona kali ini mengalami peningkatan dari hari sebelumnya yang berjumlah 833 kasus. Jadi terjadi kenaikan kasus baru sebanyak 89 orang dibandingkan pada Kamis (14/3/2022).

Dengan jumlah itu, total kasus infeksi Corona di Indonesia menjadi sebanyak 6.038.664. Kabar baiknya, kasus sembuh dari COVID-19 bertambah 2.275 dan jumlahnya mencapai 5.820.179 orang. 

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, Jumat (15/4/2022), untuk kasus kematian harian tercatat bertambah 26 jiwa.
Jadi, total kasus kematian akibat COVID-19 di Indonesia sebanyak 155.820 jiwa. Sedangkan untuk total kasus aktif Corona di Indonesia mencapai sebanyak 62.665 orang.

Dikutip dari situs Kemenkes, total masyarakat yang sudah vaksinasi dosis pertama sebanyak 198.012.119 orang.
Kemudian, sebanyak 162.372.110 dosis kedua vaksin Corona telah disuntikkan kepada warga. 

Sedangkan untuk vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster, saat ini sudah disuntikkan kepada 29.687.453 orang di Tanah Air.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmidzi, mengatakan kasus konfirmasi COVID-19 terjadi penurunan yang signifikan apabila dibandingkan pekan sebelumnya.

Meski demikian, terdapat 5 provinsi yang diwaspadai dengan penularan cukup tinggi.
Mengingat, adanya peningkatan kasus positif hasil dari pemeriksaan PCR.

Lima provinsi tersebut, adalah  DKI Jakarta, Jawa Tengah, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, dan Bali.
Nadia menilai peningkatan kasus positif ini akan meningkatkan risiko laju penularan yang lebih tinggi.

Namun, peningkatan kasus positif ini tidak setinggi seperti sebelumnya.
Misalnya, DKI Jakarta berada di angka 0,1 persen, Jawa Tengah pun di bawah 0,1 persen begitupun dengan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, dan Bali yang berada di bawah angka 0,1 persen.

“Tetapi kalau kita melihat angka-angka ini kita harus waspada bahwa setidaknya ada 5 provinsi yang terjadi angka peningkatan positif COVID-19,” ucap Nadia saat konferensi pers secara virtual di Jakarta, Selasa (12/4/2022)

Secara umum, dia menyebut, kondisi pandemi COVID-19 di Tanah Air mengarah ke arah yang lebih baik. (tim redaksi)

#penularancorona
#datahariancovid19
#kasusmenurun
#satgascovid19
#kemenkes
#jurubicaravaksinasicovid-19
#sitinadiatarmidzi

Tidak ada komentar