Breaking News

Dahsyatnya Badai Megi, 123 Orang Warga Filipina Tewas

Situasi banjir bandang akibat badai Megi yang menghantam Filipina, awal pekan ini. Foto: Philippine Coast Guard via AP

WELFARE.id-Korban jiwa akibat badai Megi di Filipina dipastikan terus bertambah. Militer Filipina menyatakan akan melanjutkan upaya pencarian dan penyelamatan setelah badai tropis Megi melanda daerah-daerah di wilayah tengah negara itu pekan ini. 

Melansir Reuters, Jumat (15/4/2022), badai tersebut mengubur banyak orang di bawah tanah longsor dan menewaskan sedikitnya 123 orang. Megi adalah topan pertama tahun ini yang melanda Filipina, negara kepulauan dengan lebih dari 7.600 pulau yang mengalami rata-rata 20 badai tropis per tahun. 

"Sebanyak 86 korban berada di Baybay, daerah pegunungan yang rawan longsor di provinsi Leyte. Ada 236 orang juga terluka," kata pemerintah kota dalam sebuah laporan. 

Tiga korban lainnya tenggelam di provinsi yang berbeda. Sementara enam orang masih dinyatakan hilang. 

"Operasi pencarian, penyelamatan, dan penyelamatan akan berlanjut," kata Unit Infanteri Angkatan Darat Filipina di Baybay di Facebook. Foto udara dan video dari pemerintah setempat menunjukkan lereng yang runtuh, mengubur perkebunan kelapa dan rumah-rumah tertutup tanah dan lumpur. 

Di satu daerah, petugas penyelamat harus menggunakan perahu karet untuk mencapai tanah longsor. Badai Megi, yang mendarat pada hari Minggu lalu, berkecepatan hingga 65 kmh dan hembusan hingga 80 kmh, telah mereda. 

Namun dampaknya terhadap kehidupan manusia sangat besar. "Rumah dan mata pencaharian telah rusak, keluarga dan individu hilang, komunikasi terhenti," kata postingan tersebut. 

Lebih dari 162.000 penduduk yang terlantar berlindung di pusat-pusat evakuasi, sementara 41.000 lainnya tinggal bersama kerabat mereka.

Badai yang pernah menerjang Filipina

Dampak destruktif badai Megi telah menghidupkan kembali ingatan akan badai mematikan lainnya di Filipina. Pada bulan Desember, topan Rai kategori 5 melanda Filipina tengah, dengan korban tewas mencapai 405 dan hampir 1.400 terluka. Topan Haiyan, salah satu siklon tropis paling kuat yang pernah tercatat, menewaskan 6.300 pada 2013. (tim redaksi)

#badaimegiterjangfilipina
#korbantewas
#korbanterluka
#prosespencariankorban
#prosesevakuasi
#militerfilipina
#bencanaalam

Tidak ada komentar