Breaking News

Bastianini Raih Podium di GP Amerika

Pembalap Gresini Racing, Enea Bastianini raih podium di GP Amerika. Foto : instagram @bestia23

WELFARE.id-Enea Bastianini, pembalap yang mengusung slogan “Wonderful Indonesia” di motor Ducati miliknya, menjuarai Grand Prix Amerika Serikat. Raihan ini sekaligus membawanya kembali ke puncak klasemen MotoGP, Minggu (10/4/2022) sore waktu setempat atau Senin dini hari WIB. 

Ini merupakan kemenangan kedua pembalap dari tim Gresini Racing itu dari empat balapan yang telah digelar musim ini. 

Circuit of the Americas (COTA) di Austin, Texas, hari ini menjadi milik Bastianini yang langsung melesat ke posisi tiga besar dari posisi start kelima dan dengan sabar menjaga ritme balapan dan ketahanan ban. 

Dia juga dengan sangat tenang mempertahankan posisi dari serangan bertubi-tubi Rins, membiarkan motor Suzuki lewat di tikungan dan kemudian melibasnya di trek lurus. 

Pada putaran ke-12, Bastianini mulai menyerang dan menyalip pole-sitter Jorge Martin untuk merebut posisi kedua, lalu menempel ketat Miller tanpa pernah membiarkan si pembalap Ducati Lenovo menjauh. 

Lima putaran menjelang akhir balapan, manuver brilian di tikungan membuat Bastianini untuk pertama kali memimpin jalannya lomba dan tidak terkejar lagi oleh Miller maupun Rins. Sebagai catatan, musim ini baru tahun kedua Bastianini di ajang MotoGP. 

Kemenangan pertamanya di COTA juga sangat spesial karena ajang kali ini merupakan grand prix ke-500 dalam sejarah MotoGP. Selain itu, Bastianini memecahkan rekor putaran tercepat balapan (race lap) di COTA dengan waktu 2 menit 3,521 detik di putaran ke-14, ketika dia mulai tampil agresif dan menyerang. 

Rekor sebelumnya adalah 2 menit 3,575 detik atas nama Marc Marquez pada 2014. 

Sementara itu, pembalap Suzuki Ecstar Alex Rins juga tampil heroik untuk mematahkan dominasi lima motor Ducati di depannya dan menyalip Jack Miller di posisi dua pada tikungan terakhir, putaran terakhir. 

Miller, yang di sebagian besar balapan memimpin jalannya lomba, akhirnya harus puas berada di posisi ketiga. Satu lagi motor Suzuki yang ditunggangi Joan Mir juga ikut memecah rombongan motor Ducati di depan dengan finis keempat. 

Pembalap Ducati Lenovo Fransesco Bagnaia, yang start dari posisi tiga, finis kelima setelah gagal mengimbangi akselerasi para rival sesama penunggang Ducati. 

Di urutan enam terdapat legenda COTA Marc Marquez yang tampil luar biasa setelah tercecer ke urutan terakhir karena gangguan sistem “launch” saat start dilakukan. Jika tidak ada masalah teknis tersebut, si pembalap Repsol Honda mungkin bisa finis jauh lebih baik. 

Terlepas dari masalah itu, tim Repsol Honda menyambutnya bak pahlawan mengingat Marquez absen di dua seri sebelumnya dan masih dalam pemulihan gangguan penglihatan ganda. Hasil itu juga lebih baik dari posisi start Marquez di urutan sembilan. 

Juara dunia Fabio Quartararo hanya bisa finis ketujuh, bukan karena caranya membalap tetapi jelas terlihat karena top speed dan akselerasi Yamaha saat keluar tikungan jauh tertinggal dari para pesaing. 

Quartararo tampil cukup agresif untuk menyalip pembalap lain, tetapi nyaris tanpa pertahanan ketika kembali diserang di trek lurus. Jika situasi seperti ini berlanjut, si pembalap Prancis kemungkinan besar akan pindah ke pabrikan lain musim depan. 

Pembalap Pramac Ducati Jorge Martin yang menguasai pole tidak mampu mempertahankan akselerasi karena kehilangan grip masuk paruh kedua balapan dan harus puas finis kedelapan, di depan rekan setimnya Johann Zarco. 

Duo Aprila Maverick Vinales dan Aleix Espargaro, juara di Argentina pekan lalu, berturut-turut finis ke-10 dan ke-11. (tim redaksi) 

#motogp
#motogpamerika
#eneabastianini
#marcmarquez
#alexrins

Tidak ada komentar