Breaking News

Amankan Arus Mudik 2022, Mabes Polri Kerahkan 144.392 Personel

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memeriksa kesiapan kendaraan dan personel untuk Operasi Ketupat Candi 2022 menyambut arus mudik Lebaran di Alun-Alun Kota Magelang, Jumat (22/4/2022). Foto: Antara

WELFARE.id-Guna mengamankan arus mudik Lebaran 2022 ini, Polri bakal mengerahkan 144.392 personel dan 2.702 pos pengamanan selama masa mudik Lebaran 2022 di seluruh Tanah Air. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, mengatakan pos-pos tersebut akan difungsikan sebagai pusat informasi dan pengamanan.

"Polri telah menyiapkan 2.702 posko. Terdiri dari 1.710 pos pam (pengamanan), 730 pos pelayanan, dan 258 pos terpadu," tearng Ramadhan di kutif Selasa (26/4/2022).

Untuk pengamanan, Ramadhan menyebutkan, Polri bakal mengerahkan 144.392 personel yang terdiri dari 876 personel Mabes Polri, 87.004 personel dari kepolisian daerah di seluruh Tanah air, dan 56.512 personel dari berbagai instansi terkait.

Dia menuturkan, selain sebagai pos pengamanan dan pusat informasi, pos juga akan digunakan sebagai gerai vaksin dan tempat istirahat bagi pemudik yang mengemudi.

Selain itu, Ramadhan mengatakan, kepolisian melakukan pengamanan terhadap 101.454 objek selama masa arus mudik.
"Rinciannya, terdiri dari 90.796 masjid, 4.324 pusat perbelanjaan, 4.326 objek wisata, 833 terminal, 666 pelabuhan, 299 stasiun kereta api, dan 210 bandara," katanya juga. 

Pemerintah memprediksi puncak arus mudik Lebaran terjadi pada 28-30 April 2022. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi akan ada 23 pintu tol yang menjadi lokasi rawan terjadinya kemacetan selama masa arus mudik Lebaran 2022.

Listyo pun meminta agar jajaran kepolisian dapat memaksimalkan pos pengamanan di sekitar jalan tol tersebut untuk dapat mengurai kemacetan.

Pengamanan Polda Metro Jaya

Sementara itu, Polda Metro Jaya melarang seluruh anggotanya untuk melaksanakan mudik pada Hari Raya Lebaran 2022 ini. "Enggak boleh (anggota Polda Metro Jaya mudik)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Endra Zulpan saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Rabu (27/4/2022). 

Menurut Zulpan, seluruh jajarannya sudah ditugaskan untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik pada periode libur Lebaran 2022. Termasuk di antaranya mengatur arus lalu lintas di jalur-jalur arteri dan ruas jalan tol yang digunakan masyarakat untuk melaksanakan mudik lebaran 2022. 

"Kan yang menggelar kegiatan ini kami semua, tugas pengamanan semua. Saya juga enggak mudik," ungkap Zulpan.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya mempersiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan tol pada masa mudik Lebaran 2022 atau Idul Fitri 1443 Hijriah. Rencananya, kepolisian akan memberlakukan ganjil genap dan juga sistem satu arah atau one way pada periode arus mudik mulai Kamis (28/4/2022) hingga Minggu (1/5/2022). 

”Pelaksanaan ganjil genap arus mudik bersamaan dimulainya one way," tulis informasi yang diumumkan lewat unggahan akun @TMCPoldaMetro, Sabtu (16/4/2022). 

Dalam pelaksanaannya, rekayasa lalu lintas pada saat arus mudik tersebut bakal diberlakukan mulai dari Tol Cikampek Km 47 sampai dengan Gerbang Tol Kalikangkung Km 414. Kepolisian menyampaikan, pada Kamis (28/4/2022), sistem ganjil genap dan one way tersebut akan dimulai pukul 17.00-00.00 WIB. 

Sedangkan untuk Jumat (29/4/2022) dan Sabtu (30/4/2022), rekayasa lalu lintas tersebut dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 00.00 WIB. 

"(Untuk) Minggu (1/5/2022) dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB," demikian dikutip dari akun @tmcpoldametro. Adapun waktu berakhirnya atau perpanjangan rekayasa lalu lintas saat arus mudik lebaran tersebut bersifat situasional.

Pengamanan Polda Jawa Barat

Sedangkan Polda Jawa Barat menyiapkan ratusan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu dalam rangka pengamanan  mudik Lebaran sepanjang jalur mudik 2022 ini.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombespol Ibrahim Tompo mengatakan, pihaknya menyiapkan 353 pos yang terdiri dari 239 pos pengamanan, pos pelayanan 74 pos.

"Kemudian untuk pos terpadu 2 serta pos pengamanan utama yang menjadi pos kendali dari polres-polres sebanyak 22 pos, sedangkan pos untuk melakukan pengaturan lalu lintas sebanyak 1.136 pos serta pos gerai vaksin sebanyak 74 pos," ujarnya, Senin (25/4/2022).

Tompo juga menyebutkan, untuk jalur tol disediakan 15 pos dan jalur arteri sebanyak 59 pos. Pos-pos tersebut digelar di sepanjang jalur mudik seperti tol, jalur utara, jalur tengah hingga jalur selatan, dan di setiap pos akan diisi oleh petugas gabungan.

"Pos-pos ini nantinya akan berguna untuk melaksanakan pengamanan dan juga pelayanan serta kontrol serta anev terkait pelaksanaan arus mudik Lebaran," ujar Tompo.

Lebih jauh Tompo mengatakan, dalam pos-pos tersebut tersedia pelayanan petugas kepolisian, petugas kesehatan, pemadam kebakaran, bengkel, dan gerai vaksin. Bahkan ada pos-pos unik yang disediakan pihak Kepolisian seperti tempat beristirahat, ruang bermain anak dan ruang baca untuk mengusir kejenuhan selama di perjalanan.

Adapun personel yang dipersiapkan sekitar 27.327 personel yang terdiri dari kepolisian dibantu pemangku kebijakan terkait dari berbagai instansi yang nantinya akan membantu pelayanan di pos-pos tersebut.

"Mudik kali ini agak berbeda dengan progres mudik dari tahun-tahun sebelumnya, di mana kita mengharapkan bahwa pemudik bukan saja menjadi objek akan tetapi juga menjadi subjek dengan harapan pemudik bisa berkontribusi untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik," tandas Tompo juga. (tim redaksi)


#lebaran2022
#idulfitri1443hijriah
#mudik
#pengamanan
#mabespolri
#korlantaspolri
#poldametrojaya
#poldajawabarat

Tidak ada komentar