Breaking News

Sakit Hati Ucapan Menag Yaqut, LKAAM Tolak Bantuan Rp2,35 Miliar untuk Korban Gempa Pasaman Barat

Musyawarah Besar LKAMM ke-12, Desember 2021. Foto: Istimewa/ Net


WELFARE.id-Bantuan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas Rp2,35 miliar ditolak Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat (Sumbar). Padahal, rencananya, bantuan itu diberikan Menag Yaqut Cholil untuk masyarakat Pasaman Barat, Sumbar yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1.

Apalagi, selain menelan korban jiwa, gempa yang terjadi, Jumat (25/2) lalu, itu mengakibatkan sejumlah masjid dan musala rusak. Penolakan bantuan itu disebabkan karena rasa sakit hati yang masih terasa di hati mereka.

Mereka menilai, jumlah sumbangan itu tidak bisa mengobati sakit hati mereka kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang diduga mengumpamakan suara azan dari toa masjid dengan gonggongan anjing.

"Terimakasih kepada Menteri Agama atas bantuan kepada Pasaman Barat senilai dua setengah miliar. Namun hal tersebut tidak dapat mengobati hati kami," ujar salah seorang yang membacakan pernyataan sikapnya usai rapat kerja LKAAM, dilansir dari jambiekspres, Jumat (4/3/2022).

"Yang luka karena perkataan bunyi mik dengan gonggongan anjing. Allahuakbar!" sambungnya, disambut pekikan takbir dari peserta.

Sebelumnya, Ketua LKAAM Fauzi Bahar Dt Nan Sati tegas-tegas menyatakan haram Menag Yaqut menginjak tanah Minangkabau usai pernyataan yang dianggap melukai hati umat Islam. Ia juga menyebut, Menag Yaqut sudah menyalahgunakan wewenang yang diberikan Presiden Jokowi.

"Kasihan kita kepada Bapak Presiden yang telah mempercayakan kepada dia dan dia menyalahgunakan wewenang itu,” ucapnya, Kamis (24/2/2022). Oleh sebab itu, LKAAM Sumbar menyatakan haram Menag Yaqut menginjakkan kaki di tanah Minangkabau. 

"Saya menyatakan, atas nama ketua LKAAM Sumatra Barat, haram untuk Menteri Agama menginjakkan tanah Minangkabau. Haram, ya!” tegasnya.

Karena itu, ia mengingatkan agar Yaqut jangan pernah datang ke tanah Minangkabau. "Jadi, jangan coba-coba menginjak tanah Minangkabau. Ini Islam, ya. Ini Islam sejati. Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” tegasnya lagi.

Menurutnya, apa yang diucapkan Menag Yaqut itu sudah sangat kelewat batas. "Kita sebagai umat Islam menyatakan menentang apa yang diberikan oleh beliau itu. Bagaimana mungkin suara mik yang ia katakan sama dengan suara gonggongan anjing," ucapnya berapi-api. (tim redaksi)

#lkaam
#lembagakerapatanadatalamminangkabau
#menolakbantuanmenag
#menagyaqutcholilqoumas
#polemiksoaltoamasjid
#korbangempa
#pasamanbarat
#sumaterabarat

Tidak ada komentar