Breaking News

Nyepi di Bali, Perayaan Tahun Baru yang Jauh dari Hingar Bingar

Suasana Nyepi di Bali. Foto: Instagram @balichannel

WELFARE.id-Umat Hindu merayakan puncak Hari Raya Nyepi atau Tahun Baru Saka 1944 pada hari ini, Kamis (3/3/2022). Hari Raya Nyepi merupakan hari suci bagi umat Hindu yang didasarkan pada kalender Saka sejak tahun 78 Masehi. 

Nyepi dimaknai sebagai momen untuk melakukan introspeksi diri sekaligus menyucikan rohani. Dalam perayaannya, Nyepi identik dengan kesunyian guna melepas hiruk pikuk kehidupan dan sifat buruk manusia. 

Pelaksanaan Nyepi berlangsung selama 24 jam, dimulai saat matahari terbit hingga keesokan harinya. Di Pulau Bali nuansa perayaan Nyepi sangat terasa karena mayoritas penduduknya menganut agama Hindu. 

Lantas apa saja yang dilakukan umat Hindu saat Nyepi? Guru Besar Pariwisata Universitas Udayana I Gede Pitana mengatakan, Hari Suci Nyepi, merupakan momen refleksi diri.

''Tahun baru itu dirayakan dengan melakukan introspeksi diri, sehingga kita melaksanakan dengan cara yang sepi atau menyepi yang merupakan cara terbaik untuk introspeksi diri,'' jelasnya. Disaat seperti ini, umat Hindu akan melakukan Catur Brata Penyepian. 

Catur Brata Penyepian meliputi empat pantangan, yaitu sebagai berikut: 

• Amati geni (tidak menyalakan api) 

• Amati karya (tidak bekerja) 

• Amati lelungan (tidak berpergian) 

• Amati lelanguan (tidak melakukan kegiatan hiburan) 

Agar berlangsung tertib, sejumlah "polisi" tradisional yang disebut pecalang akan bersiaga untuk mejaga ketertiban dan ketertiban perayaan Nyepi. Penjagaan akan dilakukan di jalan-jalan utama, fasilitas publik, hingga berkeliling ke kediaman warga. 

''Untuk menjaga ketertiban dan keamanan secara tradisional, ada polisi tradisional yang disebut dengan pecalang yang melakukan monitoring terhadap pelaksanaan Hari Suci Nyepi,'' ulasnya. Maka tak heran, jalanan akan menjadi lengang karena tidak ada warga kecuali untuk kondisi darurat. 

Ini disebut pantangan amati lelungan yang berarti tidak berpergian. ''Kalau biasanya ke Denpasar, Singaraja, termasuk Kuta yang paling ramai, maka sekarang jalan-jalan total sepi, total tidak ada orang,'' bebernya. 

Untuk menghormati adat dan istiadat setempat, PT Jasamarga Bali Tol (JBT) juga menutup sementara operasional Jalan Tol Bali Mandara. Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol I Ketut Adiputra Karang mengatakan bahwa penutupan tersebut akan berlaku selama 32 jam. 

Terhitung mulai Rabu, (2/3/2022) pukul 23.00 WITA dan akan dibuka pada Jumat (4/3/2022) pukul 07.00 WITA. ''Dalam rangka turut melestarikan nilai budaya dan kearifan lokal, maka operasional Jalan Tol Bali Mandara akan ditutup sementara secara keseluruhan selama 32 jam,'' terangnya. 

Pada saat Nyepi, semua fasilitas publik seperti pusat perbelanjaan, pasar, bandara dan kantor akan tutup. Bandara I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali dipastikan menutup operasional bandara selama 24 jam penuh. 

Sejalan dengan pantangan amati geni atau tidak menyalakan api, maka umat Hindu juga mematikan listrik selama Nyepi. PT PLN (Persero) tidak akan memadamkan listrik sehingga aliran listrik di Bali tetap menyala. 

Namun, umat Hindu diminta secara mandiri untuk mematikan listrik di kediamannya masing-masing selama melaksanakan amati geni. Namun, khusus di Pulau Nusa Penida akan dilakukan pemadaman listrik selama 24 jam, hal ini sesuai dengan kesepakatan pemerintah setempat. 

18.187 Penerangan Jalan Umum (LJPU) yang tersebar diseluruh kota Denpasar juga akan dipadamkan. Selain itu, layanan data seluler dan Internet Protokol Television (IPTV) di Bali akan dimatikan selama 24 jam. 

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemerintah Provinsi Bali Gede Pramana mengatakan, layanan itu akan dimatikan mulai Kamis 3 Maret 2022 pukul 06.00 WITA sampai dengan Jumat 4 Maret 2022 pukul 06.00 WITA. 

"Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, provider yang melayani data seluler dan IPTV di wilayah Provinsi Bali dan sekitarnya akan mematikan data seluler dan IPTV,'' ungkapnya. 

Walaupun layanan seluler dan IPTV dimatikan, akan tetapi layanan telepon, SMS dan internet fiber optik tetap dapat digunakan selama Hari Raya Nyepi. Setelah Nyepi, umat Hindu akan melaksanakan Hari Ngembak Geni yang menjadi momen untuk memaafkan satu sama lain. (cr2)

#perayaannyepidibali
#bali
#sepi
#menyepi
#pecalang
#kearifanlokal
#budayayangterpelihara

Tidak ada komentar