Breaking News

Enam Sate Legendaris di Jakarta, Wajib Dicoba!

Sate salah satu kuliner khas Indonesia yang sangat disukai. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Sate termasuk kuliner asli Indonesia yang memiliki banyak penggemar. Tidak hanya orang Indonesia saja yang menyukainya, orang luar negeri pun tak sedikit yang ketagihan dengan kelezatan daging yang dibakar ini. 

Jenis sate yang beraneka ragam mempunyai keunikan tersendiri di setiap rasanya. Buat kamu pecinta sate, berikut rekomendasi sate yang sudah berjualan puluhan tahun di Jakarta, disimak yuk! 

1. Sate Ayam Pertok H. Martingen Sakerah 

Sate ayam yang satu ini punya potongan daging yang besar-besar, padat isian, namun lembut dagingnya. Didirikan tahun 1982, sate milik H. Martingen Sekarah ini diwariskan dari generasi ke generasi untuk tetap dijaga keaslian rasanya. 

Menggunakan teknik dua kali proses pembakaran, membuat sate ayam yang namanya diambil dari kependekan 'Pertokoan' ini begitu meresap bumbunya hingga ke bagian dalam. Bukan hanya masyarakat sekitar, sate ayam yang istimewa ini bahkan menjadi langganan banyak artis dan selebriti karena kelezatan rasanya. 

Berlokasi di kawasan pertokoan Gedung Indah 1, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dalam sehari sate legendaris ini mampu menghabiskan hingga 4 panci besar bumbu kacang. Buka mulai pukul 07.00 WIB hingga 19.30 WIB seporsi sate di sini dibanderol seharga Rp28.000 untuk 10 tusuk. 

2. Sate Apjay 

Berusia setengah abad, kelezatan Sate Apjay yang melegenda bahkan menjadi salah satu sate yang paling dicari ketika ingin makan sate enak di Jakarta.

Hanya menggunakan bagian dada ayam menjadi rahasia kenikmatan yang dijaga secara turun temurun oleh Sate Apjay. Dikelola secara bergantian dan diteruskan oleh keluarga pemilik sate. 

Kedai pertamanya yang berlokasi di Jalan Panglima Polim No.22, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini kini telah memiliki banyak cabang yang tersebar hampir di seluruh kawasan di kota Jakarta. Buka mulai pukul 10.00 WIB hingga 23.00 WIB jika tertarik untuk makan siang di sini hanya perlu merogoh kocek mulai dari Rp26.000. 

3. Sate Padang Ajo Ramon 

Usaha sate padang ini dirintis oleh Ajo Ramon sejak tahun 1980. Hampir setiap hari warung sate ini selalu ramai dikunjungi pembeli. Untuk satenya kamu bisa pilih sendiri, ada jantung, lidah, usus ataupun daging. Keistimewaan sate ini adalah terletak pada bumbu rempahnya yang khas padang asli, yang kental, sedikit pedas, dan gurih berpadu dengan pas di dalam mulut. 

Sate lidahnya juga empuk dan besar. Kuahnya ini pun pas jika hanya dikonsumsi dengan ketupat tanpa sate. Dan pastinya, tidak terlalu pedas, cocok untuk kamu yang tidak menyukai sensasi panas terbakar di mulut. Seperti umumnya di tempat sate padang lain, disini juga disediakan kerupuk kulit dan keripik singkong pedas untuk menambah cita rasa. Ajo Ramon terletak di Jl. Cikajang Raya No.37, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, buka setiap hari pukul 16.00-23.00 WIB 

4. Sate Bang Romi 

Walaupun hanya berupa warung pinggir jalan, Sate Bang Romi ini sejak dahulu hingga sekarang masih saja dipadati para pelanggan setianya. Sate yang dijajakan pada gerobak kaki lima ini memang memiliki rasa yang khas. Setiap harinya, Bang Romi mampu menjual hingga 4.000 tusuk sate! Ciri khas rasa lezatnya ini terdapat pada bumbu kacang yang pekat dan kental. 

Berlokasi di Jalan Biak Nomor 25, Cideng, Gambir, Jakarta, tak perlu waktu lama untuk Bang Romi menghabiskan sate-sate yang dibawanya. Dibanderol seharga Rp18.000 per 10 tusuk sate, harganya yang ekonomis dilengkapi dengan cita rasa yang lezat membuat sate bang romi ini menjadi idola. 

5. Sate Ayam Kambing RSPP
Menyajikan sate ayam dan kambing sejak tahun 1960-an Sate Ayam dan Kambing RSPP ini dikenal dengan rasa bumbu kacangnya yang lezat. Lokasinya yang berada di depan Rumah Sakit Pertamina Jakarta membuat warung sate yang satu ini dikenal dengan nama Sate Ayam dan Kambing RSPP. 

Dikelola oleh kakak beradik, konon racikan sate yang dijual pada pagi hari dan malam hari punya resep yang berbeda. Pada pagi hari sate yang dijual merupakan racikan dari H. Romli. Sedangkan mulai sore hingga malam racikan sate yang dijajakan merupakan buatan dari H. Muri yaitu sosok adik dari H. Romli. 

Berlokasi di Jalan Kyai Maja No.21, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, warung sate ayam dan kambing ini bisa menjadi pilihan yang tepat saat ingin makan sate di kawasan Jakarta Selatan. Buka mulai pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB, seporsi sate yang dibanderol mulai dari Rp 25.000. 

6. Sate Jaya Agung 

Hadir sejak tahun 1963, sate legendaris yang satu ini menjadi primadona sate ayam dan kambing di kawasan kuliner Jalan Sabang. Kedai sederhana yang hanya mampu menampung sekitar 10 pengunjung selalu dipadati oleh orang-orang yang rela antri demi seporsi sate yang lezat di sini. 

Sate kambing yang menjadi andalan di sini punya keistimewaan berupa daging yang begitu lembut, empuk dan tidak alot sama sekali. Kunci dari kenikmatan sate di sini ternyata ada pada proses perendaman daging sate dalam kuah gulai sebelum dibakar. 

Berlokasi di Jalan KH. Wahid Hasyim No. 56 C, Jakarta Pusat, di warung sate ini juga menyajikan sate ayam, sate hati kambing, gule kambing, soto madura hingga soto ayam. Buka mulai dari pukul 09.00 WIB hingga 01.00 WIB tengah malam seporsi sate di ini dibanderol mulai dari Rp 26.000. (cr2)


#sate
#makanankhasindonesia
#kulinerlegendaris
#kulinerunik
#wilayahjakarta
#sateayam
#satekambing

Tidak ada komentar